Loading...

Hidup Benar, bukan sekadar Tampak Benar

Pdt. Claudias Lisias Sutrisno (GKI Kabangan) 07 Jun 2026

Hosea 5:15-6:6

 

Seorang arsitek bangunan tentu dalam membuat bangunan tidak hanya tampak megah dan baik saja untuk dipandang, namun pasti akan memikirkan dan memperhitungkan struktur bangunan, pondasinyanya serta materialnya yang bagus supaya kualitas bangunannya benar-benar bagus dan menghasilkan bangunan yang kokoh, tahan terhadap segala cuaca dalam jangka waktu yang lama. Dengan kata lain bangunan yang dihasilkan bukan sekadar bangunan yang tampaknya bagus, namun memang benar-benar bangunan yang bagus dan berkualitas.

 

Saudaraku, pada Ibadah Minggu dalam rangka PPK GKI Klasis Solo ini, kita diajak merenungkan Firman Tuhan dengan tema “Hidup Benar, Bukan Sekadar Tampak Benar”, yang didasari dengan Firman Tuhan dari kitab Hosea 5:15-6:6. Hidup benar itulah yang dikehendak oleh Tuhan, namun yang tidak dikehendaki Tuhan adalah sekadar tampak benar. Mengapa demikian, karena Tuhan tidak suka kepura-puraan, hidup umat-Nya yang asal-asalan, penuh dengan kepalsuan, seperti pertobatan Israel yang hanya sekejap saja atau sesaat. Tuhan menghendaki pertobatan dari umat-Nya yang tulus dan terus menerus terjadi dalam kehidupannya. Ibaratnya seperti orang yang wajahnya selalu memakai topeng, karena hanya untuk menutupi wajahnya yang asli, supaya jika berbuat jahat tidak nampak wajah aslinya, karena topengnya bisa saja berganti-ganti untuk menyamarkan identitasnya dengan tujuan supaya wajah aslinya tidak mudah untuk dikenali orang lain dan tidak mudah untuk ditangkap aparat penegak hukum bila sedang tidak memakai topeng.

 

Sebagai umat Tuhan hendaknya kita hidup apa adanya. Janganlah hidup kita bangun hanya sekadar untuk sebuah penampilan yang kita idamkan. Kita ingin hidup ini tampil dengan indah, megah dan mewah. Media sosial kita penuhi dengan status pencitraan, kata-kata manis yang nampaknya saleh, rohaniah baik serta sempurna. Namun seringkali apa yang nampak di luar tidak selalu sama dengan kenyataan hati yang sebenarnya. Saat kita hidup di tengah dunia yang yang sangat mudah membuat penilaian berdasarkan penampilan. Banyak orang sibuk, mungkin termasuk kita juga, memakai topeng yang terlihat benar di hadapan manusia, tetapi di balik itu semua tersembunyi kenyataan yang jauh dari Tuhan. Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk bercermin: Apakah kehidupan beriman yang hari ini kita jalani adalah kehidupan iman yang otentik, atau hanya hidup yang penuh rekayasa belaka? Nampak saleh dan rapi di permukaan; namun salah dan berantakan di dalamnya? Dan apakah iman yang kita hidupi saat ini hanyalah sekadar kata-kata “omon-omon” saja, namun tidak teraplikasi dalam keseharian kita?

 

Mari Saudaraku, kita jujur terhadap diri sendiri di hadapan Tuhan yang tidak hanya melihat penampilan, ucapan atau aktivitas kerohanian kita semata, namun yang melihat hati, kejujuran dan kesungguhan hidup kita dalam hidup sehari-hari. Dengan demikian hidup kita sungguh berkenan di hadapan Tuhan dan memuliakan nama-Nya. 


Kembali ke Daftar

Social Media

Warta Terbaru

WARTA JEMAAT 07 Jun 2026

Kegiatan Sepekan

Tidak ada jadwal kegiatan untuk satu minggu ke depan.