Visi
GKI Nusukan hadir sebagai bagian dari tubuh Kristus di Surakarta untuk memancarkan
kasih-Nya kepada dunia. Kami rindu menjadi wadah bagi setiap orang untuk bertumbuh
bersama dalam iman, sehingga terbentuk murid-murid yang rendah hati dan giat bermisi.
Bagaimana penghayatan dari visi ini?
-
Murid
Kitab-kitab Injil mengidentikkan (sekaligus mengidealkan) Gereja
sebagai sebuah persekutuan para murid (bukan hanya pengikut);
dimana Kristus adalah satu-satunya Guru (Patron / teladan) dalam
setiap sisi kehidupan Gereja. Dalam kedudukan sebagai murid, tugas
Gereja tiada lain adalah menumbuhkan sikap yang rajin belajar
(bersedia untuk diajar) - sepanjang hayat masih dikandung badan.
Iman dalam hidup Kristen akan bertumbuh dengan subur jika para
murid kuat dalam pengajaran (Kol 1:9-12).
-
Rendah Hati
Kerendahan hati adalah satu-satunya syarat untuk dapat menjadi
murid. Kerendahan hati Gereja mendapat teladan dari Tuhan Yesus,
Sang Guru yang Rendah Hati (Mat 11:29), yang telah
mengosongkan diri dan taat hingga akhir hayat (Fil 2:7-8).
Kerendahan hati Kristus inilah yang menjadikan proses beriman
adalah proses belajar yang menyenangkan (bukan menakutkan) bagi
para murid, sebab Sang Guru telah menempatkan diri-Nya sebagai
seorang Sahabat (Yoh 15:14-15).
-
Giat Bermisi
Gereja hidup bukan untuk dirinya sendiri, melainkan diutus (ekklesia:
dipanggil keluar) oleh Tuhan untuk melaksanakan misi Kerajaan
Sorga, yaitu misi damai sejahtera, dalam realita dunia yang
membutuhkan Kasih Allah, baik sebagai seorang individu, keluarga,
ataupun komunitas gerejawi.
Misi
GKI Nusukan membangun komunitas yang menumbuhkan iman melalui persahabatan yang saling
menguatkan serta literasi yang memperdalam pemahaman firman Tuhan.
Bagaimana penghayatan dari Misi ini?
-
Anggota Jemaat GKI Nusukan mengembangkan spiritualitas
yang semakin intim dengan Tuhan, agar beroleh kelegaan dan
kekuatan-Nya dalam menjalani hidup yang berbeban berat.
Majelis Jemaat GKI Nusukan menggali dan mengorganisasi
secara berkesinambungan potensi pelayanan serta keterlibatan
anggota jemaat dalam ibadah.
-
Majelis Jemaat GKI Nusukan membangun kaum muda dengan
Karakter Kristus, agar dipersiapkan sebagai pribadi yang
membawa dampak perubahan bagi dirinya, keluarga, gereja &
masyarakat, untuk masa kini & masa depan.
-
Majelis GKI Nusukan membangun budaya literasi sejak
usia dini, sehingga anggota jemaat berkembang menjadi pribadi
beriman yang cerdas dan kritis secara intelektual maupun
emosional.
-
Anggota Jemaat GKI Nusukan mengembangkan budaya untuk
saling menguatkaniman dan pengharapan akan Tuhan melalui
kesaksisan hidup anggota jemaat dan relasi yang ramah dan
hangat di antara sesama, baik melalui kesaksisan lisan maupun
perkunjungan.
-
Majelis Jemaat GKI Nusukan membangun pola pikir keterbukaan
dan toleransi di antara anggota jemaat melalui renungan dan
variasi metode yang dilaksanakan di dalam kebaktian umum &
persekutuan jemaat.
-
Majelis Jemaat GKI Nusukan membangun kesehatan mental
anggota jemaat melalui jajakan layanan hospice &
pemberdayaan cafetaria, dalam kerjasama jaringan pembinaan
dengan GKI Klasis Solo, RS Panti Waluyo, maupun lembaga
kerjasama lain.
-
Majelis Jemaat GKI Nusukan mempersiapkan pendewasaan
Bakal Jemaat Mojosongo dengan target pendewasaan 5 tahun
mendatang.